Program Doktor Teknik Sipil FTSP UII Kembali Meluluskan Doktor Baru di Bidang Hunian Pascabencana
Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (FTSP UII) kembali meluluskan doktor baru melalui Ujian Terbuka Promosi Doktor yang diselenggarakan di Auditorium Lantai 3 Gedung Mohammad Natsir FTSP UII pada Senin (25/5/2026).
Pada kesempatan tersebut, Ir. Sely Novita Sari, S.T., M.T. resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Rancang Bangun Pengambilan Keputusan Menggunakan Sistem Pakar untuk Perencanaan Temporary Modular Shelter (TMS) di Wilayah Terdampak Bencana di Indonesia.”
Penelitian yang dikembangkan mengangkat isu strategis mengenai tingginya tingkat kerawanan bencana di Indonesia, khususnya gempa bumi, yang kerap mengakibatkan kerusakan hunian serta meningkatnya jumlah masyarakat terdampak dan pengungsi. Melalui disertasi tersebut, dikembangkan sebuah model pengambilan keputusan berbasis sistem pakar dengan pendekatan decision tree untuk mendukung perencanaan hunian sementara pascabencana secara lebih sistematis, adaptif, dan efektif.

Disertasi ini menekankan pentingnya penyediaan Temporary Modular Shelter (TMS) sebagai solusi hunian transisi yang lebih layak dibandingkan tenda darurat konvensional. TMS dirancang agar mudah dirakit, fleksibel, cepat dibangun, serta mampu menyesuaikan kondisi sosial maupun geografis di wilayah terdampak bencana.
Model yang dihasilkan dalam penelitian ini mengintegrasikan tiga indikator utama, yaitu ketersediaan sumber daya manusia (SDM), material lokal, dan keterjangkauan lokasi. Ketiga indikator tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi hunian sementara di lapangan.
Selain menyoroti aspek teknis, penelitian ini juga menekankan pentingnya pendekatan sosial dan budaya dalam pembangunan hunian pascabencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat terdampak cenderung memilih hunian yang tetap dekat dengan keluarga, sumber penghidupan, serta mampu memberikan rasa aman dan privasi bagi penghuninya.
Promotor sekaligus Ketua Tim Promotor, Prof. Ir. Sarwidi, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik dan kontribusi riset yang dihasilkan. Menurutnya, penelitian yang dikembangkan memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi dan relevan dengan kebutuhan penanganan bencana di Indonesia.
“Riset yang Saudari kembangkan bukan sekadar deretan algoritma di atas kertas, tetapi sebuah solusi kemanusiaan yang adaptif untuk menolong para penyintas bencana,” ungkapnya dalam pidato pelepasan doktor baru.
Beliau juga mengapresiasi konsistensi dan produktivitas akademik selama menempuh studi doktoral. Selama proses penyusunan disertasi, promovendus secara rutin melaksanakan bimbingan setiap dua pekan selama 13 bulan 9 hari, serta berhasil menyusun dua monograf buku dan sejumlah draf artikel ilmiah.
Melalui capaian tersebut, diharapkan kontribusi keilmuan yang dihasilkan dapat mendukung pengembangan ilmu teknik sipil, khususnya dalam bidang perencanaan hunian pascabencana yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Indonesia.




