Civil Engineering Study Program UII Successfully Hosts Summer School GeoAdventures 2025 with Multinational Student Collaboration

The Civil Engineering Study Program of Universitas Islam Indonesia (UII) reaffirmed its commitment to globally oriented education by successfully organizing the Summer School GeoAdventures 2025: Discovering Geohazards and Mitigation Strategies, held from August 25 to 30, 2025. The program brought together students from various countries, including Indonesia, Malaysia, Pakistan, Iraq, Yemen, and Timor Leste, creating a dynamic academic environment and fostering meaningful international collaboration in the fields of geotechnical engineering and disaster mitigation.

Participants represented several prominent universities, including Universiti Teknologi MARA (UiTM), International Islamic University Malaysia (IIUM), UCSI University, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Janabadra, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Institut Teknologi Kalimantan, and Universitas Islam Indonesia as the host institution.

Comprehensive Learning through Lectures, Field Practice, and Cultural Exchange

The program commenced with an opening ceremony followed by academic lectures at UII’s Integrated Research Center (IRC), focusing on earthquake hazards and mitigation strategies. Participants also engaged in hands-on field sessions involving Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW) and microtremor measurements, providing practical experience in seismic risk assessment techniques.

Field exploration was a major highlight of the program. On the second day, participants joined the Adventure Trip Session, visiting key geological and volcanic sites around Mount Merapi, including the Merapi Volcano Museum, Kaliurang Viewpoint, Bakalan Volcanic Park, and Kadisoka Temple. These visits offered valuable insights into active geological environments and disaster risk management practices in volcanic regions.

The following day, participants visited the Huntap (permanent resettlement area) in Magelang, a post-eruption residential area that illustrates community recovery and disaster adaptation. The activities continued with an EduRafting session along the Elo River, designed to strengthen teamwork, resilience, and understanding of river-based disaster mitigation.

On the fourth day, participants took part in an earthquake-resistant building model competition, allowing them to apply structural engineering concepts creatively. The day concluded with a Cultural Day at JSP Farm, where participants engaged in agricultural education and traditional games, promoting cultural appreciation, sustainability awareness, and intercultural bonding.

The program concluded with group project presentations, followed by a closing ceremony and a group photo session, marking the successful completion of the Summer School GeoAdventures 2025.

Strengthening International Collaboration and Disaster Education

Throughout the program, participants gained valuable technical knowledge, hands-on field experience, and international exposure, while also building friendships and intercultural understanding. The GeoAdventures 2025 Summer School reflects the Civil Engineering Study Program UII’s ongoing commitment to experiential learning, international collaboration, and disaster education to prepare future civil engineering professionals. The Civil Engineering Study Program of Universitas Islam Indonesia extends its sincere appreciation to all partner universities, speakers, facilitators, and participants for their active contributions and support in making this program a success.

Medali Emas acara 14th international invention, Innovation and design Competition (INDES) di UiTM, Malaysia

Yogyakarta, 26 Juli 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia. Melalui ajang internasional 14th International Invention, Innovation and Design Competition (INDES) yang diadakan oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, salah satu mahasiswa FTSP berhasil meraih medali emas untuk inovasi luar biasa di bidang teknik sipil.

Dengan mengangkat proyek bertema “Eco-Porous Concrete Using Waste Plastic as Coarse Aggregate Substitute”, sang mahasiswa menghadirkan solusi teknik sipil yang tidak hanya inovatif namun juga berwawasan lingkungan. Inovasi ini mengusung pemanfaatan limbah plastik sebagai pengganti agregat kasar pada beton berpori.

Proses pembuatan inovasi ini dimulai dengan memasak limbah plastik menggunakan oli bekas hingga meleleh dan dapat dibentuk. Hasil dari proses ini kemudian dicampurkan dengan semen dan air, lalu dituangkan ke dalam cetakan kubus.

Setelah proses pencetakan, beton didiamkan selama 7 hari untuk proses pengikatan awal, menghasilkan struktur beton berpori yang ringan namun tetap kuat. Beton ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk digunakan dalam pembangunan trotoar, taman resapan, dan area dengan kebutuhan drainase tinggi.

Setelah melalui proses uji dan validasi, produk beton inovatif ini dibawa ke Malaysia untuk dipresentasikan di hadapan juri internasional dalam kompetisi INDES 2025.

Keberhasilan mahasiswa FTSP dalam meraih medali emas menjadi bukti bahwa kreativitas dan kepekaan terhadap isu lingkungan dapat menghasilkan solusi nyata yang diakui dunia. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi akademik, tetapi juga untuk kemaslahatan lingkungan.

Kuliah Wisata: Praktik & Uji Sederhana Teknik Gempa & Metode Numerik

Yogyakarta, 26 Juli 2025 – Proses pembelajaran teknik sipil tak hanya berhenti di ruang kelas dan teori. Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan mendalam, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia menghadirkan kegiatan bertajuk Kuliah Wisata: Praktik dan Uji Sederhana Teknik Gempa dan Metode Numerik.

Selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa, 07–08 Juli 2025, mahasiswa akan diajak belajar langsung di Museum Gempa Prof. Sarwidi, Kaliurang, sebuah lokasi edukatif yang berada di kaki Gunung Merapi – tempat yang tepat untuk memahami fenomena gempa bumi secara langsung.

Dengan pendekatan praktikum dan interaktif, mahasiswa akan mendalami teknik uji ketahanan struktur bangunan melalui alat simulasi SIMUTAGA (Simulator Uji Ketahanan Gempa), serta menguji miniatur model bangunan dalam berbagai skenario gempa.

Tak hanya itu, peserta juga mempelajari dasar-dasar metode numerik sederhana yang sering digunakan dalam perancangan dan evaluasi bangunan tahan gempa. Melalui diskusi kelompok, mahasiswa dapat mengaitkan teori dengan aplikasi lapangan secara langsung, membangun pemahaman menyeluruh tentang prinsip rekayasa gempa.

Kunjungan Edukatif dari Madrasah Aliyah Mazroatul Ulum Paciran oleh Program Studi Teknik Sipil UII

Yogyakarta, 26 Juni 2024 – Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari Madrasah Aliyah Mazroatul Ulum Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari program edukatif yang dirancang untuk memperkenalkan dunia perkuliahan teknik sipil kepada para siswa sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

Dengan semangat belajar yang tinggi, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh tim Teknik Sipil UII. Kegiatan tersebut meliputi pemaparan materi pengenalan teknik sipil, tur ke berbagai laboratorium unggulan, serta sesi games interaktif yang bertujuan memperkaya pengetahuan siswa mengenai dunia ketekniksipilan.

Para siswa tampak antusias dan aktif terlibat dalam setiap sesi yang berlangsung. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berpartisipasi dalam diskusi dan praktik sederhana yang dipandu oleh para dosen dan staf prodi teknik sipil. Suasana penuh semangat terlihat jelas saat para peserta mengajukan pertanyaan dan menggali informasi lebih dalam mengenai studi teknik sipil di UII.Selain memberikan wawasan akademik, kunjungan ini juga membuka kesempatan bagi siswa untuk melihat langsung bagaimana teori-teori yang mereka pelajari di sekolah dapat diaplikasikan di dunia nyata melalui fasilitas laboratorium dan proyek-proyek teknik sipil yang ada di UII.

Pada sesi akhir, peserta diajak mengikuti games edukatif dan menjadi cara yang menyenangkan untuk mengulas kembali pengetahuan yang telah didapatkan. Aktivitas ini juga memperkuat kesan positif dan memberikan motivasi bagi para siswa untuk terus mengejar impian mereka di dunia pendidikan tinggi.Kunjungan ini diharapkan mampu menginspirasi para peserta untuk lebih mengenal dan mempertimbangkan Program Studi Teknik Sipil UII sebagai pilihan dalam melanjutkan pendidikan. Semangat, rasa ingin tahu, dan antusiasme yang ditunjukkan para siswa menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam menumbuhkan minat dan motivasi belajar sejak dini.

© Copyright - Jurusan Teknik Sipil UII